Skip navigation

Pernah kepikiran ga kenapa anak-anak seumuran saya ( hayo tebak saya umur berapa??..hehe) lebih mudah belajar bahasa inggris tanpa harus masuk international school??

Kalo diinget-inget dan boleh belagu (seperti yang saya lakukan dengan Santi kemarin malam sewaktu kita parkir di Youtube…hehehe), kebanyakan tontonan saya dan teman-teman seangkatan saya waktu kecil itu serial dari daerah barat sana . Sebut saja Sesame Street,Growing Pains, Saved by The Bell…kalo khusus yang aksi-aksi saya dulu suka nonton 21 Jumpstreet, Wonder Woman, The Hulk, The A-Team, Airwolf dll…

Coba tengok tontonan sekarang…ummm…yang saya inget yang paling terkenal judulnya Cinta Indah kalau tidak salah…yup..! Sinetron yang dimodali oleh Punjabi Cs.

Bukan maksud menyepelekan produksi dalam negeri , tapi kenyataannya sinetron-sinetron itu tidak jarang menampilkan peran-peran antagonis yang sebenernya ga penting-penting amat untuk dijadikan peran yang sering disorot dan akhirnya sifat-sifat buruk si peran antagonispun terserap dengan mudah oleh otak-otak jenius anak-anak penerus bangsa Indonesiaku ini …Belum lagi sinetron- sinetron jaman sekarang itu seperti sudah lepas kendali alur ceritanya ( saya ga paham kenapa rata-rata ceritanya dibikin tragis dan dramatis sedemikian rupa, bikin anak-anak makin mendramatisasi keadaan yang mereka sedang hadapi saja), apalagi kalo si produser merasa rating sinetron tsb terus meningkat , pasti ceritanya di panjang-panjangin sampe ngalor ngidul dan gak makna deh…

Secara produser yang bikin sinetron-sinetron di Indonesiaku ini juga kebanyakan bukan asli Indonesia, jadi saya tangguhkan opini saya kalau saya tidak begitu ‘hormat’ dengan produk dalam negri yang satu ini (a.k.a) SINETRON.

Belagu ya?…haha..ya maap kalo jadinya songong bin belagu hihihi…tapi -in my defense- saya cuma lagi kangen sama serial-serial jaman dulu trus jadinya kepingin ngebandingin tontonan saya dan teman-teman seangkatan saya dulu dengan tontonan anak-anak jaman sekarang…terbukti buat saya kalau tontonan kami dulu lebih ringan (karena dahulu kami masih anak-anak , ga usah dikasih beban berat-berat lah), menghibur, dan yang paling penting… dapat digunakan untuk latihan berbahasa inggris…! hehehe…

saya kasih satu contoh acara tv kesukaan saya yang selalu setia saya tonton setiap habis mandi jam 4 sore:

Full House…memang sih Mr. Danny (Bob Saget) tidak digambarkan bersama istrinya, tapi toh tidak disinggung secara dramatis… waktu itu buat saya(dan sekarang, setelah menemukan video ini di umur segini) ini gambaran keluarga yang ceria…!
Mau komentar soal anak kecil yang di exploitasi dan baju-baju seksi yang dipertontonkan??..ahh… sinetron juga begitu…

13 Comments

  1. Hehehe.. dulu gw suka FH karena si kembar Olsen dan si ganteng John Stamos. Tapi ternyata, gw tetap pemuja Unyil. Ada gak di youtube???

    Tapi lo liat juga deh, tipi2 siaran luar sekarang. Nyaris ndak ada yang bermutu juga. Gw rada2 males kalo film yang katanya buat anak2 tapi kok ada adegan adu bibir ato heboh bikin strategi flirting. Ato pelem kartun yang ujung2nya ada hal2 yg gw sebutin di atas itu. Kalo acara semacam Sesame Street masih bisa gw restui sbg acara anak2 (soalnya kan rada2 mirip Unyil tuh).

    Tentang berbahasa Inggris, kendala yang gw temui di lapangan itu Jeng, kebanyakan orang sebetulnya bisa dan mampu berbahasa Inggris. Tapi kebanyakan mereka juga tidak pede untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing itu dengan native speaker. Kenapa bisa begitu? Mungkin guru-guru bahasa Inggris mereka (ato rekan2 mereka) sering menjatuhkan kepercayaan diri mereka saat mereka mencoba menggunakan bahasa Inggris. Nah.. ini lantas terekam di ingatan mereka, bahwa mereka ‘tidak’ bisa berbahasa Inggris. Sangat disayangkan.. karena native speaker itu pun juga ber-grammar dan ber-spelling hancur lebur!!

  2. (mengagumi komentar gw yang sok serius itu)…

    ahahahahahaha..!!

  3. Iya tuh sama. Saya dulu bisa bahasa inggris salah satunya karena nonton acara TV. Dulu bisa jadi pinter, sekarang nonton tv malah tambah bodoh😦

  4. To Santi : Deeeeuuuuuu gayaaaaa euyyyy sERIUSSS ahhahaaahha…tp benul jugah itu say!
    soal unyil, ada tet!! biasa…ada di biliknya kang havid…hehehe

    To Adit : iya, sekarang nonton TV malah jadi bikin blo’on yah…ck ck ck(sambil geleng-geleng kepala)

  5. Aduh itu sih namanya anak ceria dan suka pada film yang ceria juga , tapi nampaknya dapat memanfaatkan untuk berbahasa inggris gitu ya. Yang paling penting anak bangsa di usia muda harus dapat jadi dirinya sendiri jangan tiru tiru dengan idolanya. Meski kawula muda biasanya punya idola dari public figure tetapi tidak harus jadi idola tersebut. Akibiat sinetron memang banyak yang meniru tingkah laku , dadanan idolanya sehingga kehilangan identitas dirinya. Pendapat ini karena tersentuh oleh bagaimana contoh film yang ditampilkan sesuai untuk pendidikan anak. Bravo be your self

  6. to anonim…hihii..makasih yaa…sayang sekali dirimu tak mencantumkan url muh…=)
    btw, bener banged tuh, banyak anak2 yang kehilangan jatidirinya..hehehe

  7. (sok tua banged yak gueeee…huehueheuheu ada yang mau tampar gue??):merem melek nunggu ditampar:

  8. hauiehaiheaiheiae… anak gede jg banyak kok yg keilangan jati dirinya.. (menerawang)

    bukannya sok tua jeng.. tapi emang udah tua. kapan sih lo mau menerima fakta itu? hauiehaiehaieha

  9. Lha kok sama..saya juga belajar bahasa linggis dari tipi..juga dari lagu ding, secara waktu itu tergila-gila sama New Kids On The Block..kekeke..

  10. @ dkazuma : iya tuh bener, semua sinetron kita disadur ulang dari sinetron2 korea/jepang…menyedihkan sekali ya..(mmengajak meratap bersama-sama) =p

    @stey: hahaha..bahasa linggis nya jadi tambah ciamik yak kalo dengerin lagu New Kids on The Block..=p ck ck ck..sekali lagi..tak dinyana tak disangka…templet ngeri dulunya doyan NKOTB =p (cipika cipiki lagi ahhhh ..hehhehehe muah!!)

  11. Candy bukan Punjabi cs, Ajeng!!

    Comment Feedback:
    Hihihi….MAap buuuu…deeuu…yang ngerasa memproduksii marahh…hihihii….Siap BUK!, Saya revisi segerah! =p

  12. hhihihii …. kalo tontonan kesukaan kita sama, berarti kita kek nya mulai hidup di tahun yang sama ato paling ngga ngga jauh beda dech😀

    Yup, seandainya kalo diputar ulang, asyik kali ya buat tontonan anak – anak kita.
    Sekarang malah tambah marak sinetron ga mutu gitu, sinetron cerita rakyat yang ga merakyat, ditambal sana sini, malah njelehi.

    Sekalian tuker link dunk ….
    eh aq manggilnya apa ya … Calon Prasasti.

    Kenapa ngga dikasih SB ? biar gampang komen.
    Ga boleh juga yaa …

  13. @ Ria: *ngajak TOSS* hihihi…
    Tapi aku belum punya anak mbak =p, tapi kalo ada anak, sudah pasti saya ga ijinin nonton sinetron (banyak-banyak)=p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: